Tag: Jangkrik jabrang

  • Jangkrik Jrabang

    Jangkrik Jrabang

    Penjelasan Tentang Jangkrik Jrabang

    Jangkrik Jrabang merupakan sebutan lokal yang digunakan oleh peternak atau penjual jangkrik di Indonesia untuk menggambarkan salah satu tipe jangkrik yang memiliki ciri fisik dan suara tertentu.

    Istilah “Jrabang” sendiri bukan nama spesies ilmiah, melainkan nama populer atau nama dagang yang umum dipakai dalam dunia peternakan jangkrik,

    khususnya untuk jangkrik yang digunakan sebagai pakan hewan dan hobi pemeliharaan.

    Secara ilmiah, jangkrik termasuk dalam ordo Orthoptera dan famili Gryllidae.

    Di Indonesia tercatat lebih dari seratus spesies jangkrik yang tersebar di berbagai wilayah.

    Beberapa di antaranya kemudian diberikan nama lokal oleh masyarakat berdasarkan warna tubuh, ukuran, kekuatan suara, atau karakter geraknya. Jangkrik Jrabang termasuk salah satu nama lokal tersebut.

    *Ciri Umum Jangkrik Jrabang*

    Walaupun tidak tercatat sebagai spesies terpisah, jangkrik yang dijual atau dipelihara dengan sebutan “Jrabang” biasanya memiliki beberapa karakteristik berikut:

    •Tubuh berwarna cokelat tua atau hitam keunguan, dengan permukaan tubuh lebih mengilap.

    •Gerakan lincah, responsif, dan aktif di malam hari. Suara (kring/ngerik) lebih keras dibanding jangkrik jenis biasa.

    •Ukuran tubuh sedang, tidak terlalu besar seperti jenis Gryllus bimaculatus (jangkrik kalung) namun tidak sekecil jangkrik rumahan.

    Ciri-ciri ini tidak bersifat baku karena istilah “Jrabang” digunakan secara bebas oleh berbagai peternak, sehingga bisa terjadi variasi antar daerah.

    *Asal Usul Penamaan Nama “Jrabang”*

    Diperkirakan berasal dari bahasa Jawa atau istilah daerah yang menggambarkan : warna tubuh, sifat agresif, atau karakter suara jangkrik tersebut.

    Karena bukan klasifikasi ilmiah, nama ini tidak ditemukan dalam literatur zoologi, melainkan hanya pada pasar, peternakan, dan komunitas penghobi jangkrik.

    *Kegunaan Jangkrik Jrabang*

    Jangkrik Jrabang umumnya dimanfaatkan untuk:

    Pakan hewan, seperti burung kicau, reptil, ikan predator, dan mamalia kecil.

    •Pemeliharaan hobi, karena memiliki suara yang keras dan stabil.

    •Adu jangkrik, di beberapa daerah yang masih mempertahankan tradisi permainan ini.

    *Kesimpulan*

    Jangkrik Jrabang adalah sebutan lokal untuk tipe jangkrik tertentu di Indonesia.

    Meskipun tidak tercatat sebagai spesies resmi, istilah ini sudah dikenal luas di kalangan peternak dan penghobi karena ciri tubuh dan suaranya yang khas.